Analisis Interaksi Sosial dalam Pilihan Bahasa Komunikasi Etnis Mandailing dan Batak Toba
DOI:
https://doi.org/10.61132/bima.v3i2.1690Keywords:
Batak Toba ethnicity, communication, language choice, Mandailing ethnicity, sociolinguisticsAbstract
The phenomenon of bilingualism and diglossia often occurs in societies that have more than one language, where individuals can choose a language based on the situation and the person they are talking to. This study aims to understand the perception of the use of regional languages by the Batak Toba and Mandailing ethnic groups in everyday communication. Qualitative methods were used with observation and interview techniques with students of the Geography Education Department at Medan State University. Based on the results of the study, it can be concluded that the Batak Toba ethnic group more often uses regional languages in communication with fellow ethnic groups, both on and off campus. Meanwhile, the Mandailing ethnic group shows flexibility in language use, with a tendency to use Indonesian more often, especially in the campus environment. Keywords: Batak Toba ethnicity, communication, Language choice, Mandailing ethnicity, sociolinguistics.
Downloads
References
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Newbury House.
Hermawan, D. (2022). Pergeseran penggunaan bahasa dalam komunikasi masyarakat di Desa Bukit Mulia Kabupaten Tanah Laut (Skripsi). Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat.
Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.
Megarani Simbolon, M. A. (2023). Strategi menjadi pemimpin bagi generasi milenial di era komunikasi digital. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 77-85.
Nasution, T., Ariani, E., & Emayanti, M. (2022). Pengaruh penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini. Journal of Science and Social Research, 5(3), 588-594.
Patintingan, M. (2024). Penggunaan bahasa daerah dalam proses belajar-mengajar dan dampaknya terhadap identitas budaya siswa sekolah dasar. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(2).
Purba, B., dkk. (2020). Ilmu komunikasi: Sebuah pengantar. Kita Menulis.
Putri, R. D. M., Jayanti, R., & Widigda, A. N. (2024). Penggunaan bahasa tradisional dalam media sosial: Representasi kearifan lokal dalam era digital. Sasando: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 7(1).
Roem, E. R., & Sarmiati. (2021). Teori komunikasi: Suatu pengantar. Universitas Andalas Press.
Salwa, H. A., Lubis, N. F., Damanik, N. R. W., Tanjung, S. M., Jannah, S. R. R., & Lubis, F. (2024). Penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi antarbudaya: Tantangan dan solusi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 26734–26742.
Sihombing, J. (2024). Elokuensi dan elegansi bahasa Indonesia dalam komunikasi formal. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa – Kemendikbud.
Sunata, I. (2023). Kajian tentang komunikasi dan budaya. Journal of Da’wah, 2(1), 100–131.
Suryawin, P. C., Wijaya, M., & Isnaini, H. (2022). Tindak tutur (speech act) dan implikatur dalam penggunaan bahasa. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 34-41.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Bima : Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.