Budaya Pesantren sebagai Penjaga Moral Bangsa

Studi Kasus di PP. Al-Mubtadi’ien Bahrul Ulum

Authors

  • Nisa Candra Mutammimah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Sofiyah Sofiyah Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang
  • Agus Suprayogi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang

DOI:

https://doi.org/10.61132/yudistira.v4i1.2678

Keywords:

Character Education, Morality, Pesantren, Pesantren Culture, Ta‘ziran

Abstract

The Islamic boarding school culture at Al-Mubtadi-ien Bahrul Ulum Islamic Boarding School has proven effective in maintaining and shaping the moral values of the community through consistently implemented traditional practices. The results of qualitative research indicate that the implementation of congregational prayer, sorogan, talaman, and ta‘ziran contributes significantly to the formation of discipline, social solidarity, and moral character among students. These practices represent the integration of spiritual, intellectual, and social education in response to the phenomenon of moral degradation in modern society. The point-based ta‘ziran system has empirically been shown to reduce the level of violations and increase students’ sense of responsibility. The findings of this study complement studies in Islamic education by presenting an empirical analysis of the ability of Islamic boarding schools to adapt to the challenges of globalization. Furthermore, this Islamic boarding school education model enriches the philosophical perspective of character education based on virtue ethics and Islamic values. Therefore, Islamic boarding school administrators are advised to strengthen the integration between tradition and modernity to maintain the relevance of Islamic boarding school institutions in the future. The results of this study also have the potential to serve as a reference in the formulation of national education policies oriented toward the preservation of cultural values.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alisia Zahro’atul Baroroh, & Khobir, A. (2024). Peran pondok pesantren dalam membentuk karakter anak muda di era modern. Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.61132/jeap.v2i1.721

Astuti, M., Herlina, H., Ibrahim, I., Juliansyah, J., Febriani, R., & Oktarina, N. (2023). Pentingnya pendidikan Islam dalam membentuk karakter generasi muda. Jurnal Faidatuna, 4(3), 140–149. https://doi.org/10.53958/ft.v4i3.302

Atqia, W., & Zuhriyah, A. (2021). Dampak pendidikan pesantren terhadap moral bermasyarakat santri Pondok Pesantren Tashilul Huda Kauman, Wiradesa, Pekalongan. el-Tarbawi, 14(2), 111–128. https://doi.org/10.20885/tarbawi.vol14.iss2.art1

Fahruddin, M. (2025). Manajemen pendidikan karakter religius: Studi komparatif pesantren NU, Muhammadiyah, dan Hidayatullah. Peradaban Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1). https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.299

Fiqih, M. A. (2022). Peran pesantren dalam menjaga tradisi-budaya dan moral bangsa. PANDAWA: Jurnal Pendidikan dan Dakwah.

Gumilang, J. S. (2022). Pondok pesantren sebagai tempat sosialisasi berbasis keagamaan (Studi kasus di unit SMP IT Putra PPTQ Ibnu Abbas Klaten). Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 11(1), 1–22. https://doi.org/10.21831/dimensia.v11i1.59121

Hanifiyah, F. (2024). Role of pesantren tradition in fostering santri morals (Case study of Santri Al-Falah, Silo Jember District). EDUCAN: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 187–194. https://doi.org/10.21111/educan.v8i2.12000

Haybati, S. S. K. (2022). Analisis kecerdasan moral perspektif Imam Al-Ghazali terhadap anak usia dini. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 8(2).

Husen, K., & Husni, M. (2025). Peran pesantren dalam meneguhkan identitas budaya Indonesia di tengah arus modernisasi. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3.

Husna, A. A., & Hamid, R. (2025). Integrasi hidden curriculum dalam nilai kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Putri Salafiyah. Istifkar: Media Transformasi Pendidikan, 5(1), 64–92. https://doi.org/10.62509/ji.v5i1.155

Jihana, N., Kustati, M., Amalia, R., & Gusmirawati. (2024). Dampak ta’zir (hukuman) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Andalusia Solok Selatan.

Nur, K. D. M., & Ngainin, N. (2021). Modernization of Islamic boarding schools in the perspective of Azyumardi Azra. Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School, 5(2), 63–69. https://doi.org/10.21070/madrosatuna.v5i2.1562

Permana, I. S. (2024). Transcending physical limits to enhance the spiritual intelligence of Islamic boarding school students through qiyamul lail. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 20(1), 51–58. https://doi.org/10.23971/jsam.v20i1.7871

Putri, N. A., Nurhayati, N., & Pariama, S. D. (2025). Pembingkaian “feodalisme” kiai dan santri di pesantren oleh Media Xpose Trans7: Analisis wacana kritis Fairclough. Scripta Humanika: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(2).*

Sari, D. K., Fitriyah, & Kurniasih, A. (2025). Peran pondok pesantren dalam pembentukan karakter sosial santri (Studi kasus Pondok Pesantren Graha Tahfidz BUQ Minhajuth Thullab). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 4005–4009. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.1144

Sembiring, A. D., & Nurmawati. (2024). Tradisi klasik dalam pendidikan pesantren: Tinjauan atas resistensi terhadap tantangan kontemporer di Pesantren Tajussalam Langkat. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Ilmu Sosial (JMPIS). https://doi.org/10.38035/jmpis

Setiawan, D., & Firdausi, F. (2025). Efektivitas penerapan metode sorogan di perguruan tinggi: Studi kasus pada Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Journal for Islamic Studies, 8(3).*

Siregar, L. M., & Siregar, N. F. (2024). Pesantren sebagai model pendidikan holistik: Keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum. Mataazir: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, (2).

Sofianti, S., Zahra, K. F., & Fakultas, F. Y. (2025). Moralitas sebagai fondasi hukum dalam pemikiran Aristoteles. Jurnal Kajian Kontemporer Hukum dan Masyarakat.

Syamli, A., & Faris, A. (2025). Modernisasi pesantren di Indonesia: Dialektika antara tradisi dan transformasi pendidikan Islam kontemporer. JPIK.

Yandi, F., & Mariana, S. (2025). Membangun moralitas remaja melalui internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan. https://ejournal.yayasanbhz.org/index.php/AhsaniTaqwim

Zahid, A., Bakhri, S., Ikayanti, R. L., & Hijazi, M. (2023). Ro’an tradition: Building ecological awareness of Mamba’us Sholihin Blitar Islamic Boarding School. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 12(1), 47–60. https://doi.org/10.21831/dimensia.v12i1.58127

Zulaika, S., Uzmi, M. F., & Iqbal, M. (2025). Tradisi pesantren sebagai benteng moral dan budaya bangsa. Journal Yayasan Haiah Nusratul Islam, 2(2), 166–178. https://doi.org/10.59548/rc.v2i2.586

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Mutammimah, N. C., Sofiyah Sofiyah, & Agus Suprayogi. (2026). Budaya Pesantren sebagai Penjaga Moral Bangsa: Studi Kasus di PP. Al-Mubtadi’ien Bahrul Ulum. Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 4(1), 242–253. https://doi.org/10.61132/yudistira.v4i1.2678

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.