Pengembangan Kamus Digital Kosakata Baku Berbasis Book Creator untuk Mengatasi Kesalahan Morfologi

Authors

  • Mai Yuliastri Simarmata Universitas PGRI Pontianak https://orcid.org/0009-0000-5915-0415
  • Rini Agustina Universitas PGRI Pontianak
  • Sy. Lukman Hakim Universitas PGRI Pontianak
  • Salsa Salsa Universitas PGRI Pontianak
  • Irfat Habibie Alqrdi Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.61132/yudistira.v4i4.3072

Keywords:

Book Creator, Digital Dictionary, Generation Z, Morphological Errors, Standard Indonesian

Abstract

Digital communication on social media sites like Facebook often shows casual language patterns, which cause changes in word structures among people from Generation Z. This study is focused on creating an interactive digital dictionary for standard Indonesian words, using the Book Creator tool, with the goal of helping fix mistakes in word forms that often happen when people use social media. The product was created using the ADDIE method, which focuses on the Analysis, Design, and Development phases.It was built based on real mistakes found in Facebook posts and comments. A group of nine experts from fields like media, teaching resources, and language were asked to review the work.Then, fifteen people from Generation Z took part in a small test to see how practical the work was. The quantitative analysis showed that the material experts found it very valid with 90.00%, the language experts also rated it as very valid with 94.67%, and the media experts gave it a valid score of 74.67%, which is good after making some small changes. End-user testing showed a very high practicality score of 91.47%. Book Creator's ability to handle different types of content helped connect casual online language with proper grammar rules, showing that the tool is ready for more testing and use in education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, H. P. (2024). Sosiolinguistik: Kajian bahasa dalam masyarakat. Bumi Aksara.

Agustin, R., Nurmalina, & Noviardila, H. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis animasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 245–252.

Alimin, A. A., Hariyadi, H., & Safrihady, S. (2017). Sikap bahasa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris terhadap bahasa Indonesia. JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia), 2(1), 36–40. https://doi.org/10.26737/jp-bsi.v2i1.237

Amalia, F., Umar, F., & Zakaria, U. (2025). Penggunaan slang dalam komunikasi virtual pada media sosial oleh Generasi Z. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1–9.

Arsyad, A. (2022). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Astuti, D. P., Pratiwi, D. R., & Purnomo, E. (2024). Kesalahan afiksasi dan reduplikasi dalam karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Colomadu. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 4(2), 58–66. https://doi.org/10.23917/jkk.v4i2.460

Avivah, N., dkk. (2023). Pemanfaatan aplikasi Book Creator dalam pengembangan media pembelajaran digital. Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 2(1), 50–58. https://doi.org/10.57254/eka.v2i3.109

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Pedoman umum ejaan Bahasa Indonesia. Kemendikbud.

Chaer, A. (2022). Linguistik umum. Rineka Cipta.

Damayanti, F., & Saleh, M. (2025). Pemahaman sosiopragmatik terhadap penggunaan bahasa dalam media sosial Instagram di kalangan Generasi Z. Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 5(3), 1–10.

Fahmi, M., Rohmah, S., Faylindra, R., & Fadhilasari, I. (2022). Analisis proses morfologis dalam penggunaan bahasa Indonesia pada media digital. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2), 52–60.

Fitri, A. Z., & Haryati, N. (2020). Metodologi penelitian pendidikan kuantitatif, kualitatif, mixed method, R&D. Madani Media.

Haryadi, R., Prihatin, I., Oktaviana, D., & Herminovita, H. (2022). Pengembangan media video animasi menggunakan software Powtoon terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. AXIOM: Jurnal Pendidikan dan Matematika, 11(1), 11–23. https://doi.org/10.30821/axiom.v11i1.10339

Inayah, S., Salwa, R. R. L., & Tisnasari, S. (2024). Analisis kesalahan berbahasa penggunaan media sosial pada anak Gen Z: Kajian psikolinguistik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 1–8.

Kridalaksana, H. (2022). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Latip, A., dkk. (2024). Pengembangan modul digital berbasis Book Creator dalam Kurikulum Merdeka. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 110–118.

Maqnuah, M. (2024). Eksplorasi kesalahan berbahasa pada komunikasi santri dalam tataran morfologi. Kande: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 15–24. https://doi.org/10.29103/jk.v6i1.21289

Mardiana, R., dkk. (2022). Pemanfaatan Book Creator dalam pembelajaran proyek digital untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya, 8(2), 100–108.

Mastuti, D. L., & Sulastri, S. (2025). Pengembangan media pembelajaran model tutorial berbasis pendekatan saintifik: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1910–1915. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1631

Muliarta, I. W. (2024). Pemanfaatan Book Creator dalam pembelajaran digital interaktif. Pustaka Cendekia.

Munawwarah, S., dkk. (2023). Pengembangan bahan ajar interaktif menggunakan Book Creator bagi calon guru. INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 3(2), 65–72.

Ratnasari, M., & Yuanita, A. (2025). Perubahan makna pada kosakata bahasa gaul Generasi Z dan Alpha: Studi kasus penggunaan media sosial. Jurnal Sapala, 12(2), 46–56.

Salim, S., Indriyanto, K., & Sari, S. (2024). Analisis kesalahan penggunaan kata baku dalam karangan eksposisi siswa sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(3), 1–8. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i3.9025

Saniyah, K., Mardiningsih, & Sugianti. (2024). Analisis kesalahan penggunaan afiksasi di media sosial komentar akun Instagram Ria Ricis: Kajian morfologis. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 33–40. https://doi.org/10.59966/jbi.v2i2.1135

Setyawati, N. (2021). Analisis kesalahan berbahasa Indonesia. Yuma Pustaka.

Simarmata, M. Y., & Agustina, R. (2025). Analisis kesalahan bentuk morfologis pada caption atau komentar di platform Facebook generasi Z. Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(2), 234–247. https://doi.org/10.31571/bahasa.v14i2.9961

Sugiyono. (2022). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.

Suhardi. (2024). Dasar-dasar linguistik umum. UNY Press.

Susanti, D., Nurhamidah, & Faznur, L. S. (2022). Pengembangan media pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Android untuk meningkatkan pembelajaran mandiri mahasiswa. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 56–66. https://doi.org/10.23969/literasi.v12i1.4896

Tarigan, H. G. (2022). Pengajaran analisis kesalahan berbahasa. Angkasa.

Taufik, M., dkk. (2023). Implementasi Book Creator dalam pembelajaran bahasa berbasis multimedia. Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 6(1), 88–97. https://doi.org/10.35931/am.v6i2.2321

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Mai Yuliastri Simarmata, Rini Agustina, Sy. Lukman Hakim, Salsa Salsa, & Irfat Habibie Alqrdi. (2026). Pengembangan Kamus Digital Kosakata Baku Berbasis Book Creator untuk Mengatasi Kesalahan Morfologi. Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan Dan Bahasa, 4(4), 92–101. https://doi.org/10.61132/yudistira.v4i4.3072

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.