Edukasi Stop Bullying dalam Mewujudkan Lingkungan Sekolah Ramah Anak di SDN Kramatwatu 1
DOI:
https://doi.org/10.61132/nakula.v4i5.3029Keywords:
Anti-bullying education, Bullying, Child-Friendly School, School Environment, StudentsAbstract
This activity aims to enhance students' understanding and recognition of bullying while fostering a school environment that is safe, comfortable, and child-friendly at SDN Kramatwatu 1. A descriptive approach was employed, utilizing observation, education, and documentation. Educational sessions covered the definition and various forms of bullying, its potential consequences, prevention strategies, and the importance of mutual respect and care for others. The results indicate that anti-bullying outreach can effectively raise student awareness and understanding regarding prevention, while also promoting better peer interactions. Ultimately, this initiative is expected to help create a school environment that is safe, comfortable, inclusive, and welcoming for all students at SDN Kramatwatu 1.
Downloads
References
Ardiansyah, Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2).
Azizah, N. N., Listiani, P. F., Fatmala, A. D. E., Fathurahman, F., Khaerima, M., & Fauziah, M. (2024). Perilaku bullying pada anak di sekolah dasar. JURRIPEN: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 38–47. https://doi.org/10.55606/jurripen.v3i1.2661
Fadillah, A. A., Meidanty, C. A., Haniifah, F., Utami, N. K., Amalia, N., Endjid, P., Hasanah, R., Rahman, R. M., Kausar, R. A., & Setiawan, T. P. (2022). Perkembangan psikologi anak karena dampak bullying. Jurnal Riset Pendidikan dan Pengajaran, 1(2), 157–164. https://doi.org/10.55047/jrpp.v1i2.225
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA). (2014). Kebijakan sekolah ramah anak.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA). (2021). Data prevalensi perundungan di lingkungan sekolah.
Naibaho, D., & Simanjorang, R. R. (2023). Fungsi sekolah: Analisis peran dan dampak sosial. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4).
Nabilla, S., & Desmon, D. (2022). Pengaruh lingkungan terhadap perkembangan anak. Jurnal Ilmiah Zona Psikologi, 4(3), 66–73.
Rahman, F., Ichsan, Moulana, M. R., & Zulfadli. (2025). Dampak bullying terhadap psikologi, fisik, dan sosial pada siswa sekolah dasar. Advances in Journal, 1(1), 638–649.
Syahrizal, H., & Jailani, M. S. (2023). Jenis-jenis penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1). https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.49.
Widyastuti, W., Soesanto, Edy. (2023). Analisis kasus pada bullying pada anak. CAPITALIS:JURNAL OF SOCIAL SCIENCES, 1(1), 142-154.
Khairunisa., Firman., & Riska. (2022). Impelementasi konseling multikultur dalam menanggulangi bullying. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(2) , 97-103.
Agisyaputri, E., Nadhirah, N. A., & Saripah, I. (2023). Identifikasi fenomena perilaku bullying pada remaja. Jubikops : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 3(1), 19-30
UNESCO. (2017). School violence and bullying.
UNICEF. (2010). Child protection from violence, exploitation and abuse.
UNICEF. (2019). Violence prevention in schools.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




