Optimalisasi Tanah Kas Padukuhan melalui Budidaya Cabai dan Pengembangan Tanaman Apotik Hidup sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Padukuhan Pudak

Authors

  • Joko Riyanto Universitas Sebelas Maret
  • Cindy Sekarwati Amalia Universitas Sebelas Maret
  • Anindya Citra Maharani Ariyadewi Universitas Sebelas Maret
  • Hana Hanindita Universitas Sebelas Maret
  • Alvrisa Ayumi Russari Universitas Sebelas Maret
  • Amanah Farahdhita Universitas Sebelas Maret
  • Vuvut Permata Sari PH Universitas Sebelas Maret
  • Anjayna Rindi Prangesti Universitas Sebelas Maret
  • Ni Putu Eka Saraswati Universitas Sebelas Maret
  • Mentari Nurlita Ramadhan Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i2.2732

Keywords:

Chili Plant Cultivation, Community Empowerment, Medicinal Plants, Sustainable Agriculture, Village Common Land

Abstract

This community service activity aims to maximize the use of village land thru chili cultivation and the development of medicinal plants as a means of community empowerment. The activity was carried out in Padukuhan Pudak, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul Regency as part of the implementation of the Community Service Program (KKN). The method of implementing the activities includes the stages of observation and identification of land potential, coordination with the village government and the community, land preparation, planting, socialization to the community, and monitoring the development of the plants. The village's communal land, which had previously not been well-utilized, was then processed and used for two types of cultivation: chili pepper cultivation and the cultivation of medicinal plants, which include ginger, turmeric, galangal, and lemongrass. The results of the activities show that the utilization of the land has been able to increase community awareness in effectively using local resources and enhance the community's knowledge of basic plant cultivation techniques. In addition to potentially providing economic benefits thru chili harvests, the presence  of  medicinal  plants  can  also  support  community independence in using family medicinal plants. Thus, this activity not only enhances the utilization of village land but also promotes community empowerment thru increased knowledge, participation, and sustainable management of local resources.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditya, A., Hendarto, K., Pangaribuan, D., & Hidayat, K. F. (2013). Pengaruh penggunaan mulsa plastik hitam perak dan jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) di dataran tinggi. Jurnal Agrotek Tropika, 1(2). https://doi.org/10.23960/jat.v1i2.1986

Afrina, N. Y., Wilis, R., & Mizan, I. F. (2023). Respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah terhadap jarak tanam dan pemangkasan. Jurnal Agrida, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.55616/agrida.v3i1.745

Hanifah, S. I., & Sudiarso, S. (2022). Pengaruh penggunaan pupuk organik dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Produksi Tanaman, 10(10), 570–580. https://doi.org/10.21776/ub.protan.2022.010.10.06

Hartono, A., Nadalia, D., Khuluq, S., & L., H. (2019). Penentuan batas kritis fosfor untuk pertumbuhan cabai merah besar (Capsicum annuum L.) pada tanah di Pulau Jawa. Jurnal Horticultura Indonesia, 10(3), 190–199. https://doi.org/10.29244/jhi.10.3.190-199

Haryati, U., & Erfandi, D. (2019). Perbaikan sifat tanah dan peningkatan hasil bawang merah (Allium cepa grup Aggregatum) dengan menggunakan mulsa dan bahan pembenah tanah. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(3), 200–213. https://doi.org/10.29244/jhi.10.3.200-213

Jones, H. G. (2004). Irrigation scheduling: Advantages and pitfalls of plant-based methods. Journal of Experimental Botany, 55(407), 2427–2436. https://doi.org/10.1093/jxb/erh213

Khikmah, N., et al. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Jurnal Abdimasku, 8(3), 617–624. https://doi.org/10.62411/ja.v8i3.3123

Kurniawan, K. (2023). Sosialisasi dan pelatihan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Karangrejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 190–194. https://doi.org/10.30762/welfare.v1i1.345

Lakitan, B. (2015). Dasar-dasar fisiologi tumbuhan (Ed. 1). Rajawali Pers.

Lalak, M. V., Wulakada, H., & Sukmawati. (2025). Efisiensi pemanfaatan lahan untuk peningkatan produksi pertanian padi di Desa Lakekun Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Jurnal Geografi, 21(1), 50–59.

Maftuah, E., & Hayati, A. (2019). Pengaruh persiapan lahan dan penataan lahan terhadap sifat tanah, pertumbuhan dan hasil cabai merah (Capsicum annuum) di lahan gambut. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(2), 102–111. https://doi.org/10.29244/jhi.10.2.102-111

Pratiwi, D., et al. (2025). Pengembangan kegiatan budidaya yang disertai dengan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan hasil pertanian juga dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JHP2M), 4(1), 1–8. https://doi.org/10.35580/jhp2m.v4i1.8373

Sembodo, D. R. J. (2010). Gulma dan pengelolaannya. Graha Ilmu.

Septiandika, V., Supriyanto, S., Yunus, E. Y., Maksin, M., & Puspitarini, R. C. (2025). Pemanfaatan lahan sempit dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Desa Sebaung Kabupaten Probolinggo. Journal of Human and Education (JAHE), 5(2), 618–624. https://doi.org/10.31004/jh.v5i2.2478

Septiansyah, A., Meliana, U., Fauzan, M. F., & Munifah, M. (2025). Penguatan manajemen pemanfaatan lahan pekarangan melalui program tanaman obat keluarga (TOGA). Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 707–713. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i4.3123

Siregar, M., Pahriyani, A., & Sulistyaningsih, E. (2024). Edukasi, budidaya dan pemanfaatan tanaman obat yang berada di sekitar kita. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(10), 1956–1961. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i10.7619

Siregar, R., et al. (2024). Optimalisasi peran apotik hidup dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga di Desa Gunung Tua Jae. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 6432–6438. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i3.29750

Sudania, I. K., Yatim, H., & Pelia, L. (2021). Pengaruh pemberian pupuk urea dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi jagung hibrida (Zea mays L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Pertanian, 1(2), 41–45. https://doi.org/10.52045/jimfp.v1i2.178

Sulistyowati, S. N. (2024). Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk penanaman tanaman obat keluarga. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 92–98. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v5i2.4736

Triwibowo, A. (2025). Sosialisasi dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan dan ekonomi. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 121–134. https://e-journal.metrouniv.ac.id/JPM/article/view/10236

Ulfa, F., Syam’un, E., Dungga, N. E., Dewi, V. S., Rafiuddin, R., & Heliawaty. (2025). Inovasi teknologi produksi lipat ganda cabai sebagai solusi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga melalui optimalisasi pekarangan. Jurnal Dinamika Pengabdian, 10(2), 253–268. https://doi.org/10.20956/jdp.v10i2.41891

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Joko Riyanto, Cindy Sekarwati Amalia, Anindya Citra Maharani Ariyadewi, Hana Hanindita, Alvrisa Ayumi Russari, Amanah Farahdhita, … Mentari Nurlita Ramadhan. (2026). Optimalisasi Tanah Kas Padukuhan melalui Budidaya Cabai dan Pengembangan Tanaman Apotik Hidup sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Padukuhan Pudak. Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(3), 10–20. https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i2.2732

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.