Pengembangan Desa Ramah Lingkungan melalui Edukasi dan Implementasi Pupuk Organik Cair Ecoenzim bagi Masyarakat Desa Susukan

Authors

  • Rahma Widiantie Universitas Kuningan
  • Handayani Handayani Universitas Kuningan
  • Ina Setiawati Universitas Kuningan
  • Rizal Fauzi Universitas Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i3.2928

Keywords:

Community Service, Eco-Enzyme, Environmentally Friendly Village, Liquid Organic Fertilizer, Susukan Village

Abstract

The Susukan Village community in Kuningan Regency faces two closely linked problems: household organic waste that is rarely sorted or processed, and continued reliance on inorganic fertilizer among local farmers. This community service program was designed to build the capacity of farmers and members of the Women Farmers Group (KWT) so they can turn kitchen and garden waste into eco-enzyme-based liquid organic fertilizer on their own. Activities combined an initial briefing, hands-on production training, guided use of a simple fermentation setup, and follow-up mentoring, covering roughly thirty participants from the farming community and KWT of Susukan Village. Progress was tracked through pre- and post-activity knowledge tests, direct observation of participants' technical skills, and a satisfaction survey collected both mid-program and after completion. Across every topic tested, participants' scores rose by more than 45 percentage points on average, hands-on competence improved at each stage of the production process, and 86 percent of respondents reported being satisfied or very satisfied with how the program was run. By the end of the program, five local cadres had taken on the role of continuing the practice, supported by a short-written guide the team prepared for future production batches. Taken together, these outcomes point to a workable path for Susukan Village to manage its own organic waste while reducing dependence on chemical fertilizer and moving toward more sustainable farming practices.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Choirunnisa, J. P., Haim, K., Duru, L. R., & Namur, V. (2024). Implementasi pertanian berkelanjutan melalui pembuatan pupuk organik cair di Karot, Kabupaten Manggarai. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(3), 297-304. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.10.3.297-304

Indah, N., Sebayang, D., Sundari, R., Dh, R. A., & Golwa, G. V. (2024). Pemanfaatan limbah kantin sekolah menjadi pupuk organik sebagai teknik pengolahan sampah di sekolah. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 287-294.

Istanti, A., Indraloka, A. B., & Utami, S. W. (2023). Karakteristik pupuk cair eco-enzyme berbahan dasar limbah sayur dan buah terhadap kandungan nutrisi dan bahan organik. Agriprima: Journal of Applied Agricultural Sciences, 7(1), 1-10. https://doi.org/10.25047/agriprima.v7i1.503

Jati, F. D., Miswanda, D., Hermanto, B., Rani, Z., Zubir, M., & Rahmah, S. (2022). Pelatihan pembuatan eco-enzyme sebagai upaya pemanfaatan sampah rumah tangga di Desa Sidomulyo. Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 387-394. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v6i2.1829

Latifah, S., & Suryani, Y. (2025). Eco-friendly pesantren: Strategi pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui ecobricks dan eco-enzyme. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(3), 757-765. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i3.59477

Lubis, N., Wasito, M., Damayanti, R., & Hayati, D. (2024). Pupuk organik cair berbahan dasar ekoenzim dari hasil dan limbah pertanian sebagai nutrisi pada sistem hidroponik. Biofarm: Jurnal Ilmiah Pertanian, 20(1), 123-129.

Mahfur, M., Ramadhani, F. A., Efrilia, E., & Hanifatul, S. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah organik menjadi eco-enzyme. Baktimu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon, 5(2), 61-72.

Muliati, Aprilia, S. M., Hasliana, & Noviani. (2024). Mengoptimalkan pertanian berkelanjutan: Program pelatihan pembuatan eco-enzyme dan POC. Jurnal Abdi Negeriku, 3(1), 1-9.

Muliaty Galib, A. (2023). POC berbahan limbah sayuran di Kelompok Tani Paraikatte Moncongloe Lappara. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 51-56. https://doi.org/10.30595/jppm.v7i1.9794

Nurlaelah, I., Setiawati, I., Widiantie, R., Rismaya, D. A., & Herdiansyah, D. (2022). Pemberdayaan santri melalui pelatihan pembuatan jenis-jenis desinfektan berbahan dasar ecoenzym di Desa Lebaksiuh Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 383-387. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.514

Octavia, Z. F., Zahroh, F., Hayati, N., & Lestari, P. (2023). Analisis organoleptik eco-enzyme berbahan limbah buah dan sayur. Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Metro, 16(2), 1-8.

Rangganis, S. A., Hilal, A., Fadhil, R., & Mansyah, T. F. (2023). Demonstrasi eco-enzyme melalui media sosial dan modul dalam pemanfaatan sampah organik di Desa Kuok. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 1-9.

Rangkuti, K., Ardilla, D., & Ketaren, B. R. (2022). Pembuatan eco-enzyme dan photosynthetic bacteria (PSB) sebagai pupuk booster organik tanaman. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 1-10. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9381

Sri Utami, Kusumaningrum, E. N., Hewindati, Y. T., Kurniawati, H., & Zuhairi, F. R. (2023). Pembuatan eco-enzyme: Solusi penanganan sampah organik pada level rumah tangga. Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 7(1), 1-10.

Sujatna, Y., & Hastomo, W. (2021). Pemanfaatan sampah rumah tangga dan pasar sebagai upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 61-68. https://doi.org/10.30595/jppm.v5i1.5853

Uulaa, N., Saputri, M., Uraidli, K. A., Laksamana, B., Mahuluddin, L. D., Somya, G., ... (2025). Pemberdayaan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik berbasis eco-enzyme di Desa Jambekumbu Lumajang. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(1), 1-14.

Warella, J. C., Yunita, M., Astuti, E., Patteilohy, M., & Lesbatta, K. J. (2025). Pemberdayaan kelompok petani argowisata Banda Lonthoir melalui pelatihan pembuatan eco-enzyme berbahan dasar limbah kulit pala. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 11(2), 266-275. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.11.2.266-275

Widiantie, R., & Prianto, A. (2023). Utilization of anorganic waste as a hydroponic media to increase environmental literacy of the Kasturi Village community. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 1-8. https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang2024

Widiantie, R., Dani, S. U., Risdianti, S., Asriyanti, S., & Mulyani, S. (2025a). Pemanfaatan sampah organik dan anorganik menjadi produk ramah lingkungan dan bernilai ekonomi di SDN Sukamulya. Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul, 3(3), 104-109. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v3i3.1157

Widiantie, R., Rahmawati, M., Salsabila, N., Ardan, M., & Fuzianto, A. (2025b). Pemanfaatan sampah organik dan anorganik menjadi ecoprint dan ecobrick yang bernilai guna. ARRUS Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 13-20. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku3922

Yuliani, F., Fairuzia, F., Hendro, H., Nurfajri, W., & Imanuddin, M. (2025). Upaya penanggulangan perubahan iklim melalui pengolahan limbah buah dan sayur menjadi ekoenzim di Desa Wonosoco, Kabupaten Kudus. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 11(2), 257-265. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.11.2.257-265

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Rahma Widiantie, Handayani Handayani, Ina Setiawati, & Rizal Fauzi. (2026). Pengembangan Desa Ramah Lingkungan melalui Edukasi dan Implementasi Pupuk Organik Cair Ecoenzim bagi Masyarakat Desa Susukan. Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(3), 128–138. https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i3.2928

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.