Strategi Pembelajaran untuk Mengatasi Perbedaan Kebutuhan Belajar dan Keterlambatan Membaca Siswa Kelas IV di SD IT Aziziyyah Pekanbaru

Authors

  • Dwi Fadhilah Universitas Islam Riau
  • Dea Mustika Universitas Islam Riau
  • Retno Wulandari Universitas Islam Riau
  • Marisha Hendrika Universitas Islam Riau
  • Pertila Amanda Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.61132/nakula.v4i1.2616

Keywords:

Inclusive, Independence, Learn, Multisensory, Reading

Abstract

Differences in learning needs and delays in reading are common problems that are often encountered among grade IV elementary school students. This situation can have an impact on students' academic achievement if not resolved with effective learning methods. The purpose of this study is to describe the learning methods used by teachers to deal with differences in learning needs and reading delays in grade IV elementary school students. This study uses a qualitative approach by collecting data through observation, interviews, and documentation. The findings of this study show that successful learning methods include different learning, the application of multisensory methods, remedial, individual mentoring, and the use of various learning media that are innovative and interesting for students. This method is able to help students who have difficulty reading without interfering with the learning process of other students. With the sustainable and appropriate application of learning methods, teachers can create an inclusive learning experience, support the development of students' reading skills optimally, increase learning motivation, and build students' confidence and independence in overcoming academic challenges.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan untuk anak yang memiliki kesulitan belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Arends, R. I. (2015). Belajar mengajar. New York: McGraw-Hill Education.

Astuti, W., & Supriyanto. (2019). Taktik guru dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 115–124. https://doi.org/10.22437/gentala.v4i1.6906

Baharuddin, & Wahyuni, E. N. (2015). Konsep teori belajar dan pengajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Daryanto. (2013). Inovasi dalam pembelajaran yang efektif. Bandung: Yrama Widya.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kurikulum tingkat satuan pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Fathurrohman, M. (2017). Berbagai model pembelajaran inovatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hamalik, O. (2014). Proses pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hamzah, B. Uno. (2016). Perencanaan pengajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasanah, U. (2020). Analisis keterlambatan membaca pada siswa kelas atas sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru SD, 4(1), 45–53.

Huda, M. (2014). Berbagai model pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurniawan, D. (2018). Pembelajaran yang berbeda untuk mengatasi kesulitan belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Anak, 7(2), 98–107. https://doi.org/10.31933/ujes.2.2.107-117.2018

Majid, A. (2013). Taktik pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi untuk penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslich, M. (2011). KTSP pembelajaran yang berbasis kompetensi dan kontekstual. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurgiyantoro, B. (2016). Penilaian dalam pembelajaran bahasa. Yogyakarta: BPFE.

Prastowo, A. (2018). Sumber belajar dan pusat sumber belajar. Jakarta: Kencana.

Rahim, F. (2011). Mengajar membaca di sekolah dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Sanjaya, W. (2016). Taktik pembelajaran yang berfokus pada standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Slameto. (2015). Proses belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2016). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suprijono, A. (2015). Cooperative learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, A. (2013). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Jakarta: Kencana.

Tarigan, H. G. (2015). Membaca sebagai salah satu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Trianto. (2014). Model pembelajaran terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahyuni, S. (2021). Usaha guru dalam mengatasi masalah membaca pada siswa di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SD, 5(1), 23–31.

Yamin, M. (2017). Paradigma baru dalam proses pembelajaran. Jakarta: Referensi.

Yusuf, M. (2018). Alasan rendahnya kemampuan membaca di kalangan siswa SD. Jurnal Literasi Pendidikan, 3(2), 67–75.

Zainal, A. (2019). Pendekatan pembelajaran inklusif di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inklusif, 2(1), 11–20.

Downloads

Published

2026-01-13

How to Cite

Dwi Fadhilah, Dea Mustika, Retno Wulandari, Marisha Hendrika, & Pertila Amanda. (2026). Strategi Pembelajaran untuk Mengatasi Perbedaan Kebutuhan Belajar dan Keterlambatan Membaca Siswa Kelas IV di SD IT Aziziyyah Pekanbaru. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 4(1), 215–220. https://doi.org/10.61132/nakula.v4i1.2616

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.