Pendampingan pada UMKM di Kete Kesua tentang Fiansnial Tzeknologi

Authors

  • Adriana Madya Maramap Universitas Kristen Indonesai Toraja
  • Heba Rundupadang Universitas Kristen Indonesai Toraja
  • Lisa Wibisono Universitas Kristen Indonesai Toraja
  • Chrismesi Pagiu Rati Pundisiang Universitas Kristen Indonesai Toraja
  • Dian Intan Tangkeallo Universitas Kristen Indonesai Toraja

DOI:

https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i4.3144

Keywords:

Digital Financial Literacy, Financial Technology, MSMEs, QRIS, Tourism Area

Abstract

MSMEs in the Kete Kesu tourism area (North Toraja) face challenges regarding limited access to capital, manual financial record-keeping, and a reliance on cash payments, all of which constrain sales potential among tourists. Financial technology (fintech) offers a strategic solution for business modernization. Implementation Method: A participatory approach with phased mentoring was employed, comprising three main stages: (1) Preparation: Needs assessment, obtaining permits, and module development. (2) Implementation: Financial literacy workshops and one-on-one technical training for activating QRIS and digital financial recording applications. (3) Evaluation: Pre- and post-test measurements, weekly transaction monitoring, and the establishment of sustainability champions. Research Results: (a) An 85% increase in the partners' understanding and digital financial literacy. (b) Successful adoption of the cashless payment system (QRIS) by dozens of local MSMEs. (c) Transition of cash recording methods from manual systems to smartphone-based digital accounting applications. (d) Enhanced operational efficiency, accountability, and sales revenue potential for merchants in the tourism area.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bank Indonesia. (2021). Petunjuk teknis standar QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran non-tunai. Bank Indonesia.

Marten, R., & Randa, F. (2022). Peran modal sosial dan adaptasi teknologi digital dalam menjaga keberlanjutan UMKM pariwisata di Toraja. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Daerah, 14(2), 115–128.

Nugroho, A. A., & Budiarti, L. (2021). Efektivitas penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM), 7(1), 45–53.

Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. Otoritas Jasa Keuangan.

Rukmana, I., & Setyowati, E. (2023). Pendampingan adopsi financial technology untuk meningkatkan daya saing UMKM berbasis pariwisata. Jurnal Aplikasi Keuangan dan Akuntansi, 5(3), 201–212.

Sari, D. P., & Utami, T. (2020). Pengaruh inklusi keuangan dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM melalui pemanfaatan fintech. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(1), 34–45.

Tjiptono, F., & Diana, A. (2020). Pemasaran dan transaksi digital pada sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Andi Offset.

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Adriana Madya Maramap, Heba Rundupadang, Lisa Wibisono, Chrismesi Pagiu Rati Pundisiang, & Dian Intan Tangkeallo. (2026). Pendampingan pada UMKM di Kete Kesua tentang Fiansnial Tzeknologi . Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 4(4), 233–238. https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i4.3144

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.