Pemberdayaan Keluarga melalui Program CERIA: Edukasi Partisipatif dan Demonstrasi Penanganan Awal Diare serta ISPA pada Balita di Kelurahan Purwoyoso
DOI:
https://doi.org/10.61132/pandawa.v4i4.3150Keywords:
Acute Respiratory, CERIA Program, Diarrhea, Family Empowerment, InfectionsAbstract
Diare dan infeksi saluran pernapasan akut masih menjadi masalah kesehatan umum di kalangan anak-anak di bawah usia lima tahun, sehingga memerlukan keterlibatan aktif keluarga dalam pencegahan dan penanganan dini. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan praktis orang tua dalam mengenali tanda-tanda peringatan dan memberikan perawatan awal di rumah dapat menyebabkan keterlambatan pengobatan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dan pengasuh dalam mencegah dan menangani diare dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) pada anak-anak di bawah usia lima tahun melalui Program CERIA (Cegah dan Rawat Ibu dan Anak). Program ini dilaksanakan di RW 13, Purwoyoso, Semarang, Indonesia, melibatkan 42 peserta melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan desain evaluasi pretest–posttest satu kelompok. Kegiatan meliputi skrining kesehatan anak, pendidikan kesehatan interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi praktis persiapan dan pemberian larutan rehidrasi oral, Pijat I Love You (Pijat ILU), fisioterapi dada, dan teknik batuk yang efektif. Evaluasi melibatkan penilaian pengetahuan pretest dan posttest serta observasi kegiatan praktis peserta. Skor pengetahuan rata-rata mengenai diare meningkat dari 5,6 ± 1,8 menjadi 8,7 ± 1,2, sedangkan skor rata-rata untuk ISPA meningkat dari 5,4 ± 1,7 menjadi 8,1 ± 1,3, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Proporsi peserta dengan pengetahuan yang baik meningkat dari 47% menjadi 90% untuk diare dan dari 47% menjadi 74% untuk ISPA.
Downloads
References
Agustiani Pramuja, R., & Candrasari, A. (2024). Hubungan faktor lingkungan dan sosial ekonomi dengan kejadian diare. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1).
Alamsyah, T., & Amelia, R. (2024). Pencegahan masalah kesehatan dengan pendekatan promotif dan preventif. JKA, 1(2). https://doi.org/10.26811/3zwc8880
Amila, A., Pardede, J. A., Simanjuntak, G. V., & Nadeak, Y. L. A. (2021). Peningkatan pengetahuan orang tua tentang bahaya merokok dalam rumah dan pencegahan ISPA pada balita. JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2). https://doi.org/10.51771/jukeshum.v1i2.119
Angelina, R., Fauziah, L., Damayanti, B., Sinaga, A., Juliyanti, J., & Sarce, S. (2023). Upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi kesehatan pencegahan ISPA pada balita di Desa Tenjolaya. INTEGRITAS: Jurnal Pengabdian, 7(2). https://doi.org/10.36841/integritas.v7i2.3718
Anggara, M. B., Febria, D., & Safitri, Y. (2024). Tingkat pengetahuan ibu yang mempunyai balita tentang ISPA pada balita di Desa Pulau Rambai. Excellent Health Journal, 3(1). https://doi.org/10.70437/excellent.v3i1.123
Burhanto, B., Kurniawati, R., Ramadhani, R., Ismail, I., Reynadi, R., Nanda, N. A., & Nurjanah, N. (2026). Implementasi keperawatan komunitas dalam upaya promotif dan preventif di wilayah kerja Puskesmas Air Putih Suryanata. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(11). https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i11.3760
Dewi, W. P., Hartono, B., & Anwir, H. (2025). Media promosi kesehatan dalam menurunkan penularan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.31004/cdj.v6i2.39964
Eldysta, E., Ernawati, K., Mardhiyah, D., Arsyad, A., Maulana, I., & Farizi, F. (2022). Hubungan perilaku cuci tangan dan faktor risiko lingkungan terhadap kejadian penyakit diare. Public Health and Safety International Journal, 2(2). https://doi.org/10.55642/phasij.v2i02.243
Embisa, Y. A., & Ukratalo, A. M. (2025). Edukasi kesehatan mengenai infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada masyarakat di Puskesmas Ch. M. Tiahahu Kota Ambon. BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.31258/batobo.3.1.18-24
Fadila, F. N., & Siyam, N. (2022). Faktor risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada anak balita. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 6(4). https://doi.org/10.15294/higeia.v6i4.56803
Inden, Y., Qasim, M., Nugrawati, N., Juwita, H., Makassar, S. A., & Keperawatan, P. (2024). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tentang ISPA pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Neney. Jurnal Omicron ADPERTISI, 3(1).
Kurnia Dewi, M. U., Mustika, D. N., & Kusumawati, E. (2020). Penyuluhan tentang ASI eksklusif, vitamin A, dan stunting di Posyandu Anggrek RW 04 Dusun Teseh Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 2(2). https://doi.org/10.26714/jpmk.v2i2.5949
Lestari, K. F., Faujiah, S., Cicilia, S., Pusadan, D. M., Labulu, S. C., Megati, S., Susanti, S., & Suarni, S. (2023). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang ISPA melalui pendidikan kesehatan di Desa Kanuna Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. EJOIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4). https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i4.771
Rahmawati, L., Harmiardillah, S., & Kusbiantoro, D. (2025). Analisis status imunisasi dan gizi dengan kejadian ISPA pada balita 1–4 tahun. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(3). https://doi.org/10.33366/nn.v9i3.3524
Rinda, R. Keliat, Khairani, A. I., & Olivia, N. (2024). Implementasi pendidikan kesehatan pada keluarga dengan ketidakmampuan mengenal masalah diare di wilayah kerja Puskesmas Medan Deli. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7). https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3153
Safitri, J. (2021). Analisis praktik klinik keperawatan dengan intervensi common cold massage therapy pada anak dengan ISPA nonpneumonia untuk mengurangi batuk pilek di wilayah Muara Pahu.
Sari, S. I., Ulandari, I., Faramitha, D., Priskyani, W., Purwandy, M. A. T., Purdani, K. S., & Safrudin, M. B. (2025). Strategi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui edukasi dan promosi kesehatan terhadap penyakit tidak menular: Literatur review. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(2). https://doi.org/10.38035/jim.v4i2.1010
Saseno, Pramono, G. K., & H. (2020). Efektivitas relaksasi terhadap tingkat kecemasan pada lansia di Posyandu Lansia Adhi Yuswa RW X Kelurahan Kramat Selatan.
Silalahi, D. K., & Wulandari, R. A. (2024). Dampak faktor lingkungan terhadap kejadian diare di Provinsi Sumatera Utara: Analisis data Survei Kesehatan Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 16(4).
Suliswati, Ruwiah, & Muchtar, F. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Benua Kabupaten Konawe Selatan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak, 1(1).
Wahyuningsih, A., & Astarani, K. (2018). Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader dalam tatalaksana anak sakit ISPA. Jurnal Penelitian Keperawatan, 4(1). https://doi.org/10.32660/jurnal.v4i1.314
Wardani, M. T. K., Vinzur, E. Y. Y., & Astutik, N. D. (2025). Pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan hipertensi menggunakan modul di Puskesmas Tajinan Malang. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 9(2). https://doi.org/10.37294/jrkn.v9i2.780
Yuniar, W. P., Khomsan, A., Dewi, M., Ekawidyani, K. R., & Mauludyani, A. V. R. (2020). Hubungan antara perilaku gizi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan status gizi baduta di Kabupaten Cirebon. Amerta Nutrition, 4(2). https://doi.org/10.20473/amnt.v4i2.2020.155-164
Zulhika, E., Hariawan, M. H., & Solichah, K. M. (2023). Hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan status gizi anak usia sekolah. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






